Selasa, 23 Oktober 2012

organisasi dan struktur komputer

Pengenalan konsep dasar komputer
Pengertian dasar komputer:
Konsep awal terciptanya komputer adalah sebagai alat hitung. Istilah komputer diambil dari bahasa latin computare yang artinya menghitung, jika dalam bahasa inggris to compute, yang artinya juga sama yaitu menghitung.
Secara umum komputer dapat diartikan sebagai alat elektronika yang bekerja secara koordinasi dan integrasi berdasarkan program, dapat menerima masukan berupa data yang diproses didalam suatu sistem dan dikeluarkan dalam bentuk informasi.
Untuk lebih memahami konsep komputer anda bisa perhatikan struktur organisasi komputer disamping dan berikut penjelasannya :
1. Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer
2. Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
3. I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
4. CPU (Central Processing Unit)
PU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
5. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
6. Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
7. Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
8. Control Bus
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.
Sistem Pengolahan Data Elektronik
Sistem Pengolahan Data Elektronik (SPDE) merupakan sistem pengolahan data yang menggunakan komputer sebagai peralatan umum. Untuk melakukan sistem pengolahan data ini diperlukan unsur-unsur pelaksana yang terdiri dari :
Hardware (Perangkat Keras)
Software (Perangkat Lunak)
Brainware (Sumber Daya Manusia)
Hardware komputer
Perangkat keras yang ada pada komputer atau yang lebih familiar disebut Hardware, dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
1. Perangkat Input
Perangkat input berfungsi untuk memasukkan data dan program kedalam komputer. Contoh perangkat input antara lain:
• Keyboard
• Mouse
• Scaner, dll.
2. Perangkat Output
Perangkat ini berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan data. Contoh perangkat input antara lain :
• Monitor
• Printer
• Speaker, dll.
3. Perangkat Penyimpan Data
Perangkat ini berfungsi untuk menyimpan data secara permanen. Contoh perangkat penyimpan data antara lain:
• Diskete
• Harddisk
• Compact Disc
• Flash Disc, dll.
4. Perangkat Pembaca dan Penulis Data
Perangkat ini berfungsi untuk membaca dan menulis data kedalam perangkat penyimpan data. Contoh perangkat pembaca dan penulis data antara lain :
• Floppy Disk Drive
• CD ROM
• CD RW
• DVD ROM
• DVD RW, dll.
5. Perangkat Proses
Perangkat ini berfungsi untuk proses komputer secara keseluruhan. Perangkat proses ini terdiri dari :
• Control Procecing Unit (CPU) / Prosesor
• Main Memory
Software Komputer
Software merupakan program-program yang befungsi mengatur kerja hardware. Software dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
1. Sistem Operasi (Operating System)
Sistem Operasi berfungsi untuk mengatur kerja komputer secara mendasar, misalnya menghidupkan dan mematikan komputer, dll. Contoh Sistem Operasi yaitu :
• Ms. DOS
• MS. Windows untuk Personal Computer
• Linux
• LinDows, untuk pengguna Linux dan Windows
• Mac OS untuk pengguna komputer Apple Macintosh
• OS/2, AIX, OS/390 untuk komputer IBM
• SunOS untuk Sun Komputer
• Free BSD
• Solaris
• VMS untuk DEC, dll.
2. Program Paket (Package Program)
Program paket menyediakan program siap pakai yang dibuat oleh pabrik. Contoh Paket Program antara lain:
• Microsoft Office
• Adobe Photoshop
• Corel Draw, dll.
3. Bahasa Pemrograman ( Language )
Bahasa pemrograman dipakai untuk membuat program-program aplikasi yang dapat berfungsi sebagai penghubung kerja antara computer dan peralatannya sesuai dengan kebutuhan pembuatnya. Contoh bahasa pemrograman yaitu :
• Basic
• Pascal
• Visual Basic
• Borland Delphi
• Foxpro, dll.
4. Program Bantu ( Utility )
Program Bantu dapat digunakan untuk membantu kerja Sistem Operasi dan pengguna computer yang menginginkan program pembantu. Contoh program Bantu yaitu :
• Antivirus
• WinZip
• Partition Magic, dll.
Brainware
Brainware merupakan manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan system computer. Brainware dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
1. Operator
Operator adalah orang yang mengoperasikan komputer
2. Programer
Programer adalah orang yang membuat program untuk digunakan / dijalankan didalam computer.
3. Analis
Analis adalah orang yang bertugas menyusun analis dan desain sebuah system pembuatan program.
Overview
Pada Bab ini kita akan mengenal lebih dekat lagi tentang perangkat keras komputer atau yang biasa disebut hardware, yang meliputi jenis dan fungsinya. Perangkat tersebut antara lain adalah :
1. Prosesor
2. RAM/Memori
3. Harddisk
4. VGA Card
5. Sound Card
6. Mainboard/motherboard
7. CD ROM / RW
8. DVD ROM / RW
9. Floppy Drive
10.Monitor
11.Keyboard
12.Modem
13.TV Tuner
14.Scaner
15.Printer
16.Kabel Data, dll
Pengenalan hardware-hardware utama komputer
Prosesor
Prosesor merupakan otak dari sebuah komputer yang berfungsi sebagai pemroses data yang masuk menjadi sebuah informasi, menjalankan dan melaksanakan instruksi serta mengkoordinasi semua perangkat yang behubungan dengan komputer
Ada banyak pabrik pembuat prosesor di dunia, berikut ini contoh beberapa pabrik pembuat prosesor beserta jenis prosesor yang dibuat :
1. Intel
Intel Corporation, yang sekarang berpusat di Santa Clara, California, Amerika didirikan tahun 1968 dan sekarang merupakan perusahaan pembuat mikroprosesor terbesar di dunia dengan laba sekitar $ 34,3 milyar. Intel merupakan singkatan dari Integrated Electronics. Mikroprosesor yang diproduksi antara lain:
286
386
486
Pentium I
Pentium Pro
Pentium II
Pentium III
Pentium 4
Celeron
Xeon
2. AMD
Advanced Micro Devices, Inc. didirikan pada 1969 dan sekarang berpusat di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Merupakan pesaing Intel dalam pasar mikroprosesor. Dikenal sebagai pembuat mikroprosesor x86-kompatibel terbesar kedua. Beberapa produknya adalah:
AMD K-6, K-7
Duron
Thunderbird
Athlon
Sempron
Opteron
Turion
3.Cyrix
Cyrix didirikan pada tahun 1988 dan merupakan pembuat ko-prosesor matematis berkemampuan tinggi untuk sistem 286 dan 386. Dikenal mampu bekerja pada kecepatan optimal dan memiliki suhu yang relatif lebih rendah dibanding prosesor denga kecepatan yang sama. Kinerja yang diberikan tetap tidak sebaik Intel dan AMD. Beberapa produk yang dikeluarkan adalah :
6×86, termasuk 6x86L yang memiliki konsumsi daya lebih rendah dan 6x86MX yang kompatibel dengan instruksi MMX Intel
MediaGX
MII
4. VIA
VIA Technologies, yang didirikan tahun 1987 adalah perusahaan Taiwan yang memproduksi IC untuk chipset mainboard, CPU dan memory. Merupakan pembuat chipset mainboard terbesar di dunia. Prosesor C3 yang dikembangkan VIA ditargetkan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang kecil dan ringan.
5. Transmeta
Transmeta didirikan tahun 1995 yang memproduksi dua arsitektur prosesor x86-kompatibel: Crusoe dan Effieon. Produk-produk ini digunakan dalam laptop ultra-portable, server-server Blade, TabletPC, bahkan pada kompi desktop. Keunggulan terletak pada konsumsi daya dan dissipasi panas yang sangat baik.
Selain itu, juga terdapat beberapa perusahaan lain yang membuat prosesor namun jumlah dan kualitas yang tidak begitu baik, seperti IBM dan IDT, ALPHA, dan CENTAUR.
Tiap prosesor umumnya memiliki arsitektur dan sistem produksi yang berbeda. Beberapa prosesor hanya dapat dipasangkan dengan mainboard tertentu, tergantung jenis soket atau slot prosesor yag dimiliki mainboard.
Berdasarkan arsitekturnya prosesor dibedakan menjadi beberapa jenis :
1. Prosesor Onboard (Sudah terpasang/tertanam langsung pada Mainboard)
2. Prosesor Jenis Socket (Bisa dilepas dan diganti sesuai keinginan)
3. Prosesor Jenis Slot (Bisa dilepas dan diganti sesuai keinginan)
Tercatat bahwa prosesor pertama adalah buatan Intel dengan adalah MCS4 yg menjadi cikal bakal prosesor seri i4040 pada tahun 1971.
RAM (Random Access Memory)
RAM merupakan ruang simpan data sementara yang dapat ditulis dan dibaca oleh prosesor. Berikut ini contoh Jenis RAM :
1. Jenis RAM Berdasarkan Teknologinya
• SIMM RAM (Single Inline Memory Modul RAM)
• EDO RAM (Extended Data Output RAM)
• SDRAM (Synchronous Dynamic RAM)
• RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
• DDR RAM (Double Data Rate)
• DDR 2 RAM
2. Jenis RAM Berdasarkan Kapasitasnya
• 2 MB, 4 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1GB, dst.
3. Jenis RAM Berdasarkan Jumlah PIN
• 30, 72, 168, 184 pin
Harddisk
Harddisk berfungsi sebagai media penyimpan data dalam kapasitas besar. Berikut ini Jenis-jenis Harddisk yang dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu :
Berdasarkan Ukuran fisik antara lain:
• 2,5 “
• 3,5 “
• 5,25” (Big Foot)
Berdasarkan Kapasitasnya antara lain :
• 1,2 GB, 4,3 GB, 10 GB, 20 GB, 30 GB, 40 GB, 80 GB , 120 GB, 180 GB, 200 GB, 400 GB,dst.
Berdasarkan Kecepatannya antara lain:
• 5400 Rpm
• 7200 Rpm
• 10500 Rpm
Berdasarkan Teknologinya Antara lain :
ATA
SATA
SCSI
Motherboard/Mainboard
Mainboard merupakan papan utama pada System Unit yang berfungsi sebagai tempat untuk memasang komponen pendukung komputer, karena pada Mainboard inilah sebagian besar proses komputer dilakukan.
Ada beberapa jenis Mainboard yang dijual di pasaran komputer, antara lain :
• On Board (umumnya sudah terpasang pheriperal VGA, Sound, LAN, USB, dll)
• Off Board (umumnya belum terpasang VGA card atau pheriperal lain)
• Dual Prosesor (Terdapat 2 tempat untuk memasang Prosesor)
Floppy Disk Drive
Floppy Disk Drive (FDD) berfungsi sebagai alat pembaca dan penulis data kedalam disket. Berdasarkan Ukuran fisiknya terdiri dari :
• 5,25” ( untuk disket kapasitas 360 KB – 1,2 MB)
• 3,5” (untuk disket kapasitas 720 KB – 1,44 MB)
Selain Floppy, ada peralatan lain yang fungsinya sama yaitu ZIP Drive. Perbedaannya terletak pada kapasitas yang ditampung Zip Drive, yaitu 100 MB.
Monitor
Monitor merupakan perangkat Output yang berfungsi untuk menampilkan karakter, angka, grafik dan segala sesuatu yang sedang kita kerjakan.
Berdasarkan fisiknya pembagian monitor terdiri dari :
• Monitor Layar Datar/Flat ( Liquid Crystal Display )
• Monitor Layar Cembung ( Catoda Ray Tube )
Berdasarkan tampilan warnanya
• Monitor Monokrom (MDA, MGP)
• Monitor Berwarna (RGB, CGA, EGA, VGA, SVGA,EVGA, XVGA, UVGA)
Bedasarkan Sinyalnya terdiri dari :
• Sinyal Analog
• Sinyal Digital
• Sinyal Multiscaning (gabungan analog dan digital)
Berdasarkan Resolusinya terdiri dari :
• MGP (720 X 384)
• CGA dan EGA (320 X 200)
• VGA (360 X 400 – 640 X 480)
• SVGA (640 X 480 – 1024 X 1280) Dll
Berdasarkan Ukurannya terdiri dari :
• 14 “, 15 “, 17”, dll
Berdasarkan Merknya antara lain :
• SAMSUNG
• LG
• GTC
• AOC, dll.
Berdasarkan Kabel Konektornya terdiri dari :
• D9/ 9 Pin ( MDA, MGP, CGA, EGA)
• D15/15 Pin ( VGA, SVGA, EVGA, XVGA,UVGA)
CD ROM, CD ROM Drive, DVD ROM, DVD ROM Drive

Mengenal CD-ROM dan DVD ROM
CD (Compact Disc) dan DVD (Digital Video Disc) saat ini sudah umum digunakan di seluruh dunia karena merupakan perlengkapan standar yang dapat diandalkan. CD dapat dengan mudah dibawa dan bahkan bisa untuk menyimpan data. Secara umum, pengertian CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory) adalah media untuk menyimpan data atau informasi lainnya dalam jumlah yang sangat besar (lebih dari 600 MegaByte). Jauh lebih besar jika kita bandingkan dengan floppy disk (1,4 MB). CD ROM dapat diakses dan dibaca di layar, atau dicetak dari komputer manapun yang memiliki CD-ROM player. CD dapat menyimpan informasi dalam berbagai bentuk, seperti: teks, gambar, presentasi, slide, audio dan video. Lalu bagaimana CD-ROM tersebut dibuat ?
Sejarah CD ROM
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itulah teknologi penyimpanan pada optical disc berkembang.
Bahan Pembuat CD ROM
CD-ROM yang ada saat ini umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk.
Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa kemana-mana.
Compact Disk Read Only Memory, Media storage optikal yang secara fisik identik dengan CD-Audio in telah lebih dahulu dipergunakan sebagai menyimpan rekaman suara. Media ini dibaca menggunakan perangkat CD-ROM Drive. Kecepatan akses CD-ROM drive biasanya diukur dengan satuan speed. 1x speed ekuivalen dengan 150 kBps (kilbyte per detik) yaitu kecepatan baca pada perangkat Audio CD.
Tipe Piringan CD
Piringan CD yang sering kita lihat di pasaran terbagi menjadi tiga yaitu CD-ROM, CD-R dan CD-RW. Masing-masing mempunyai karakteristik sendiri.
CD-R
Singkatan dari Compact Disc Recordable. Piringan ini umumnya berwarna hijau, tetapi ada yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya hampir sama dengan CD-ROM, yaitu dengan cara menaruh selembar lapisan dan plastik. Perbedaannya plastik itu belum disinari oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya. Itulah sebabnya C-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya masih kosong.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran di dalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writernya.
CD-RW
CD-RW yang merupakan singkatan dari Compact Disc Rewritable adalah sebuah jenis CD yang dapat kita isi sendiri, kemudian isinya dapat kita hapus jika diinginkan. Harga CD-RW biasanya lebih mahal daripada CD-R
DVD ROM
Digital Versatile Disk-Read Only Memory. Jenis media penyimpanan dengan bentuk fisik mirip CD-ROM namun memiliki kapasitas yang jauh lebih tinggi serta kemampuan untuk menyimpan pada kedua sisinya. DVD-ROM biasanya digunakan untuk menyimpan file-file mutimedia berukuran besar.
CD ROM Drive
Compact Disk Read Only Memory Drive, merupakan perangkat pembaca CD ROM pada komputer, baik berupa CD program, film, lagu, dll. Desain standar untuk device seperti CD-ROM adalah ATA-PI ( Advanced Technolgy tachment –Packet Interface ) yang disambungkan ke interface IDE.
Contoh kecepatan putaran CD ROM Drive:
8x, 16x, 24x, 32x, 48x, 50x, 52x 56x
DVD ROM Drive
merupakan perangkat pembaca DVD ROM pada komputer, baik berupa DVD program, film, lagu, dll. Untuk saat ini kecepatan putaran DVD masih berkisar 16x.
Pengenalan hardware-hardware utama komputer
* Kabel Data
Kabel data digunakan untuk menghubungkan jalur data dari sebuah perangkat/Device menuju Interface yang akan digunakan, dengan tujuan agar dapat mentransfer data yang diinginkan.
Pada Komputer terdapat beberapa jenis kabel data, diantaranya :
Kabel Data IDE
Kabel ini digunakan untuk perangkat Harddisk, CD ROM, CD RW. DVD ROM, dan DVD RW. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 40. Dalam 1 kabel IDE hanya bisa dipasang 2 perangkat Harddisk atau bisa digabungkan dengan perangkat lain.
Kabel Data SATA
Untuk saat ini kabel data SATA digunakan untuk perangkat Harddisk jenis SATA, yang mempunyai kecepatan lebih baik dibanding menggunakan kabel data IDE. Dalam 1 kabel hanya bisa dipasang 1 Harddisk. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 7.
Kabel Data Floppy
Kabel ini digunakan untuk perangkat Floppy Drive. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 34. Dalam 1 kabel Floppy hanya bisa dipasang 2 jenis flopy Drive, yaitu Floppy Drive 3,5” dan 5,25”. Tetapi sekarang penggunaan floppy Drive 5,25” sudah ditinggalkan dan hanya menggunakan floppy Drive 3,5“
Kabel Data Printer
Kabel ini digunakan untuk perangkat Printer. Kabel ini mempunyai jumlah Pin sebanyak 25. Dalam 1 kabel hanya bisa dipasang 1 printer. Ada 3 jenis kabel printer, yaitu:
Kabel Printer Pararel
Kabel Printer USB
Kabel Printer Converter
Trouble shouting hardware
Trouble Pada Prosesor
Jika Prosesor mengalami kerusakan/tidak terpasang dengan baik yang terjadi adalah:
• Terdengar bunyi BIP 1X panjang meninggi
• Tidak ada tampilan/Blank
• Led indikator /lampu monitor kedap kedip
Tindakan yang harus dilakukan adalah :
• Perbaiki letak prosesor
• Periksa Pin / kaki prosesor jika ada yang bengkok
• Periksa putaran kipas, terkadang kipas pendingin tidak berputar
Trouble Pada RAM
Jika memori mengalami kerusakan/tidak terpasang dengan baik yang terjadi adalah:
• Terdengar bunyi BIP 4X panjang terus menerus
• Tidak ada tampilan/Blank
• Led indikator /lampu monitor kedap kedip
Tindakan yang harus dilakukan adalah :
• Perbaiki letak memori, dan tempatkan pada slot yang benar
• Jika ternyata rusak ganti memori dengan yang lain / yang baru
Trouble Pada Floppy dan CD ROM
Jika floppy dan CD ROM mengalami kerusakan yang terjadi adalah :
Muncul pesan kesalahan “drive not ready”
Tidak dapat membaca disket dan CD
Tindakan yang harus dilakukan adalah :
Periksa kabel power dan kabel data, pastikan tidak terbalik
Periksa setup BIOS lalu aktifkan perangkat tersebut
Coba Disket/CD ditempat lain mungkin disket/CD yang sudah rusak
Trouble Pada Keyboard
Jika keyboard mengalami kerusakan yang terjadi adalah :
• Muncul pesan “ Keyboard error or not present ”
• Keybord tidak berfungsi
• Keyboard terlalu cepat dalam pencetakan karakter
Tindakan yang harus dilakukan adalah :
• Periksa kabel data dan pastikan terpasang dengan baik
• Periksa setup BIOS dan atur Typematic rate settingnya.
• Coba pasang pada komputer lain
Trouble Pada Mouse
Jika Mouse mengalami kerusakan yang terjadi adalah :
• Mouse tidak bergerak
• Pergerakan Pointer mouse hanya bergerak kesatu arah
• Pergerakan pointer mouse tersendat-sendat
Tindakan yang harus dilakukan adalah :
• Periksa kabel data dan pastikan terpasang dengan baik
• Bersihkan kotoran dengan mebuka bagian bawah tempat bola mouse
• Rapatkan sensor pada bagian dalam mouse

sumber  :  November 22, 2009 oleh namasayalukman

Minggu, 21 Oktober 2012

Etika Menulis di Internet

Etika Menulis di Internet







I. Pendahuluan




Internet adalah salah satu media yang sengaja di buat untuk mempermudah pekerjaan manusia atau interaksi dengan orang lain. Sebagai orang yang sering memanfaatkan internet untuk keperluaan sehari-hari sebaiknya kita harus memperhatikan beberapa faktor seperti etika dan peraturannya. Banyak orang yang tidak memperhatikan beberapa hal tersebut padahal hal tersebut sangat penting, karena banyak orang yang menggunakan fasilitas internet dari mulai anak-anak sampai orang dewasa. Bila hal ini di abaikan maka akan berakibat kepada penggunanya (user).





II. ISI




Etika menulis di internet ini adalah pendapat pribadi tentang sopan santun menulis di dunia maya, Etika di Internet dikenal dengan istilah Netiquette (Network Etiquette). Di bawah ini ada beberapa etika yang dapat diterapkan secara umum antara lain :


1) Kesan pertama di tangan anda


2) Hindari penggunaan huruf kapital


3) Memberi judul dengan jelas


4) Menggunakan BBC daripada CC pada E-mail


5) Membalas E-mail dengan cepat 


6) Tidak mengirim file yang terlalu besar


7) Menggunakan kutipan


8) Tidak hanya copy-paste


9) Kembali pada diri sendiri






Perbuatan yang dilarang dalam etika menulis di internet :


1) Mengirim dokumen elektronis yang bersifat pornografi


2) Melakukan penyadapan terhadap informasi seseorang


3) Melakukan perbuatan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronis


4) Memanipulasi, mengubah,menghilangkan merusak dengan tujuan menjadikan suatu informasi elektronis atau dokumen.






hal yang paling sederhana yang dapat dilakukan pada saat menulis di dunia maya adalah meningkatkan kehati-hatian. Pikirkan kembali segala sesuatu sebelum menulis di internet. Efek dari tulisan bisa berakibat pada urusan hukum.




III. Kesimpulan



Dalam menggunakan fasilitas internet harus mengikuti kaidah etika atau ata aturan sederhana dan apabila kita dapat menyadari kesalahan yang sering terjadi ini dapat berusaha memperbaikinya maka akan terwujud etika pengguna internet atau dunia maya yang lebih bersopan santun dalam bermasyarakat, social dan budaya.






Sumber :


Wordpress.com


http://wartawarga.gunadarma.ac.id

Jumat, 29 Juni 2012

merger sort


Algoritma Sorting

Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.
Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.
Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.
Sedangkan sorting adalah sebuah proses merangkai benda dalam urutan tertentu dan/atau dalam himpunan yang berbeda, dan oleh karena itu dia memiliki dua arti umum yang berbeda:
  1. pengurutan: merangkai benda yang sejenis, sekelas, dll, dalam urutan yang teratur.
  2. kategorisasi: pengelompokan dan pemberian label kepada benda dengan sifat yang serupa.
algoritma sorting terdiri dari beberapa algoritma seperti Bubble sort, Quick sort, Selection Sort, Insertion Sort, dan Merge Sort yang dimana setiap jenis sorting ini memiliki perbedaan satu sama lainnya. berikut ini merupakan pembahasan umum mengenai jenis-jenis atau algoritmasorting yang telah dijelaskan diatas :

Bubble Sort
Bubble Sort merupakan cara pengurutan yangsederhana. Konsep dari ide dasarnya adalah seperti“gelembung air” untuk elemen struktur data yangsemestinya berada pada posisi awal. Cara kerjanyaadalah dengan berulang-ulang melakukan traversal (proses looping) terhadap elemen-elemen struktur datayang belum diurutkan. Di dalam traversal tersebut,nilai dari dua elemen struktur data dibandingkan. Jikaternyata urutannya tidak sesuai dengan “pesanan”,maka dilakukan pertukaran (swap). Algoritma sortingini disebut juga dengan comparison sort dikarenakanhanya mengandalkan perbandingan nilai elemen untukmengoperasikan elemennya.
Algoritma Bubble Sort
Algoritma bubble sort dapat diringkas sebagaiberikut, jika N adalah panjang elemen struktur data, dengan elemen-elemennya adalah T1, T2, T3, …, TN-1,TN, maka:
  1. Lakukan traversal untuk membandingkan dua elemen berdekatan. Traversal ini dilakukan dari belakang.
  2. Jika elemen pada TN-1 > TN , maka lakukan pertukaran (swap). Jika tidak, lanjutkan ke proses traversal berikutnya sampai bertemu dengan bagian struktur data yang telah diurutkan.
  3. Ulangi langkah di atas untuk struktur data yang tersisa.
Selection Sort
Algoritma sorting sederhana yang lain adalahSelection Sort. Ide dasarnya adalah melakukan beberapa kali pass untuk melakukan penyeleksianelemen struktur data. Untuk sorting ascending(menaik), elemen yang paling kecil di antara elemenelemenyang belum urut, disimpan indeksnya,kemudian dilakukan pertukaran nilai elemen denganindeks yang disimpan tersebut dengan elemen yangpaling depan yang belum urut. Sebaliknya, untuksorting descending (menurun), elemen yang paling. besar yang disimpan indeksnya kemudian ditukar.
Algoritma Selection Sort
Algoritma selection sort dapat dirangkum sebagaiberikut:
  1. Temukan nilai yang paling minimum (atau sesuaikeinginan) di dalam struktur data. Jika ascending, maka yang harus ditemukan adalah nilai yang paling minimum. Jika descending, maka temukan nilai yang paling maksimum.
  2. Tukar nilai tersebut dengan nilai pada posisipertama di bagian struktur data yang belum diurutkan.
  3. Ulangi langkah di atas untuk bagian struktur datayang tersisa.
Insertion Sort
Cara kerja insertion sort sebagaimana namanya.Pertama-tama, dilakukan iterasi, dimana di setiap iterasi insertion sort memindahkan nilai elemen,kemudian menyisipkannya berulang-ulang sampai ketempat yang tepat. Begitu seterusnya dilakukan.  Dariproses iterasi, seperti biasa, terbentuklah bagian yang telah di-sorting dan bagian yang belum di-sorting.
Algoritma Insertion Sort
Algoritma Insertion Sort dapat dirangkum sebagai berikut:
  1. Simpan nilai Ti kedalam variabel sementara, dengan i = 1.
  2. Bandingkan nilainya dengan elemen sebelumnya.
  3. Jika elemen sebelumnya (Ti-1) lebih besar nilainya daripada Ti, maka tindih nilai Ti dengan nilai Ti-1 tersebut. Decrement i (kurangi nilainya dengan 1).
  4. Lakukan terus poin ke-tiga, sampai Ti-1 ≤ Ti.
  5. Jika Ti-1 ≤ Ti terpenuhi, tindih nilai di Ti dengan variabel sementara yang disimpan sebelumnya.
  6. Ulangi langkah dari poin 1 di atas dengan i di-increment (ditambah satu).
Merge Sort
Algoritma Merge Sort ditemukan oleh John vonNeumann di tahun 1945. Merge Sort termasuk paradigma algoritma divide and conquer (kurang lebih berarti: bagi dan atasi). Hal ini dikarenakan algoritma ini melakukan pembagian struktur data sebelum kemudian dioperasi satu per satu. Intinya, algoritma ini menggunakan dua ide utama sebagai berikut,
  1. Sebuah list yang kecil membutuhkan langkah yang lebih sedikit untuk pengurutan daripada sebuah list yang besar.
  2. Untuk membentuk sebuah list terurut dari duabuah list terurut membutuhkan langkah yangl ebih sedikit daripada membentuk sebuah list terurut dari dua buah list tak terurut. Contoh:hanya diperlukan satu kali traversal untuk masing-masing list jika keduanya sudahterurut.
Algoritma Merge Sort
Algoritma Merge Sort sederhananya, dapat ditulis berikut:
  1. Bagi list yang tak terurut menjadi dua sama panjang atau salah satunya lebih panjang satu elemen.
  2. Bagi masing-masing dari 2 sub-list secara rekursif sampai didapatkan list dengan ukuran 1.
  3. Gabung 2 sublist kembali menjadi satu list terurut.
Quick Sort
Quick Sort adalah algoritma sorting yang terkenal yang dirancang oleh C.A.R. Hoare pada tahun 1960 ketika bekerja untuk perusahaan manufaktur komputer saintifik kecil, Elliott Brothers. Algoritma ini rekursif, dan termasuk paradigma algoritma divide and conquer.
Algoritma Quick Sort
Algoritma ini terdiri dari 4 langkah utama:
  1. Jika struktur data terdiri dari 1 atau 0 elemen yang harus diurutkan, kembalikan struktur data itu apa adanya.
  2. Ambil sebuah elemen yang akan digunakansebagai pivot point (poin poros).  (Biasanya elemen yang paling kiri.)
  3. Bagi struktur data menjadi dua bagian – satu dengan elemen-elemen yang lebih besar daripada pivot point, dan yang lainnya dengan elemen-elemen yang lebih kecil dari pada pivot point.
  4. Ulangi algoritma secara rekursif terhadap kedua paruh struktur data.




Selasa, 19 Juni 2012

PANEL SURYA

 PANEL SURYA

Energi adalah satu kata yang mempunyai makna sangat luas karena tidak ada aktivitas di alam raya ini yang bergerak tanpa energi dan itulah sebabnya kata salah seorang professor di Jepang bahwa hampir semua perselisihan di dunia ini, berpangkal pada perebutan sumber energi.
Secara umum sumber energi dikategorikan menjadi dua bagian yaitu non-renewable energy dan renewable energy. Sumber energi fosil adalah termasuk kelompok yang pertama yang sebagaian besar aktivitas di dunia ini menggunakan energi konvensional ini.
Sekitar tahun delapan puluhan ketika para ahli di Indonesia menawarkan sumber energi alternatif yang banyak digunakan di negara maju yaitu nuklir, banyak terjadi pertentangan dan perdebatan yang cukup panjang sehingga mengkandaskan rencana penggunaan sumber energi yang dinilai sangat membahayakan itu. Diantara usulan yang banyak dilontarkan kala itu adalah mengapa kita tidak menggunakan sumber energi surya. Memang tidak diragukan lagi bahwa solar cell adalah salah satu sumber energi yang ramah lingkungan dan sangat menjanjikan pada masa yang akan datang, karena tidak ada polusi yang dihasilkan selama proses konversi energi, dan lagi sumber energinya banyak tersedia di alam, yaitu sinar matahari, terlebih di negeri tropis semacam Indonesia yang menerima sinar matahari sepanjang tahun.
Permasalahan mendasar dalam teknologi solar cell adalah efisiensi yang sangat rendah dalam merubah energi surya menjadi energi listrik, yang sampai saat ini efisiensi tertinggi yang bisa dicapai tidak lebih dari 20%, itupun dalam skala laboratorium
Untuk itu di negara-negara maju, penelitian tentang solar cell ini mendapatkan perhatian yang sangat besar, terlebih dengan isu bersih lingkungan・yang marak digembar gemborkan.
Dari cahaya menjadi Listrik
Secara sederhana solar cell terdiri dari persambungan bahan semikonduktor bertipe p dan n (p-n junction semiconductor) yang jika tertimpa sinar matahari maka akan terjadi aliran electron, nah aliran electron inilah yang disebut sebagai aliran arus listrik. Sedangkan struktur dari solar cell adalah seperti ditunjukkan dalam gambar 1.
Gambar 1. Struktur lapisan tipis solar sel secara umum
Bagian utama perubah energi sinar matahari menjadi listrik adalah absorber (penyerap), meskipun demikian, masing-masing lapisan juga sangat berpengaruh terhadap efisiensi dari solar cell. Sinar matahari terdiri dari bermacam-macam jenis gelombang elektromagnetik yang secara spectrum dapat dilihat pada gambar 2. Oleh karena itu absorber disini diharapkan dapat menyerap sebanyak mungkin solar radiation yang berasal dari cahaya matahari.
Gambar 2. Spektrum radiasi sinar matahari
Lebih detail lagi bisa dijelaskan sinar matahari yang terdiri dari photon-photon, jika menimpa permukaaan bahan solar sel (absorber), akan diserap, dipantulkan atau dilewatkan begitu saja (lihat gambar 3), dan hanya foton dengan level energi tertentu yang akan membebaskan electron dari ikatan atomnya, sehingga mengalirlah arus listrik. Level energi tersebut disebut energi band-gap yang didefinisikan sebagai sejumlah energi yang dibutuhkan utk mengeluarkan electron dari ikatan kovalennya sehingga terjadilah aliran arus listrik. Untuk membebaskan electron dari ikatan kovalennya, energi foton (hc/v harus sedikit lebih besar atau diatas daripada energi band-gap. Jika energi foton terlalu besar dari pada energi band-gap, maka extra energi tersebut akan dirubah dalam bentuk panas pada solar sel. Karenanya sangatlah penting pada solar sel untuk mengatur bahan yang dipergunakan, yaitu dengan memodifikasi struktur molekul dari semikonduktor yang dipergunakan.
Gambar 3. Radiative transition of solar cell
Tentu saja agar efisiensi dari solar cell bisa tinggi maka foton yang berasal dari sinar matahari harus bisa diserap yang sebanyak banyaknya, kemudian memperkecil refleksi dan remombinasi serta memperbesar konduktivitas dari bahannya.
Untuk bisa membuat agar foton yang diserap dapat sebanyak banyaknya, maka absorber harus memiliki energi band-gap dengan range yang lebar, sehingga memungkinkan untuk bisa menyerap sinar matahari yang mempunyai energi sangat bermacam-macam tersebut. Salah satu bahan yang sedang banyak diteliti adalah CuInSe2 yang dikenal merupakan salah satu dari direct semiconductor.
Dari begitu banyak keuntungan solar cell seperti telah diuraikan diatas ternyata tidak polemik tidak kemudian berhenti begitu saja, masih ada yang mengatakan memang benar solar cell ketika melakukan proses perubahan energi tidak ada polusi yang dihasilkan, tetapi sudahkah kita menghitung berapa besar polusi yang telah dihasilkan dalam proses pembuatannya, dibandingkan kecilnya efisiensi yang dihasilkan. Nah tantangannya disini adalah memang bagaimana untuk menaikkan efisiensi, yang tentunya akan berdampak kepada nilai ekonomisnya. (RTW)
(Oleh Rusminto Tjatur WIDODO, Dosen EEPIS-ITS Surabaya dan mahasiswa Program Doktor jurusan Nano Structure and Advanced Materials, Universitas Kagoshima Jepang)

Rabu, 18 April 2012

CARA MENGGERAKKAN MOTOR SERVO

#include
#include
#define servo PORTB.0

// Declare your global variables here
void cw()
{ servo=1;
delay_ms(1);
servo=0;
delay_ms(20);
}

void ccw()
{ servo=1;
delay_ms(2);
servo=0;
delay_ms(20);
}

void main(void)
{
// Declare your local variables here

// Input/Output Ports initialization
// Port A initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTA=0×00;
DDRA=0×00;

// Port B initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=Out
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=0
PORTB=0×00;
DDRB=0×01;

// Port C initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0×00;
DDRC=0×00;

// Port D initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTD=0×00;
DDRD=0×00;

// Timer/Counter 0 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 0 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC0 output: Disconnected
TCCR0=0×00;
TCNT0=0×00;
OCR0=0×00;

// Timer/Counter 1 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 1 Stopped
// Mode: Normal top=FFFFh
// OC1A output: Discon.
// OC1B output: Discon.
// Noise Canceler: Off
// Input Capture on Falling Edge
// Timer 1 Overflow Interrupt: Off
// Input Capture Interrupt: Off
// Compare A Match Interrupt: Off
// Compare B Match Interrupt: Off
TCCR1A=0×00;
TCCR1B=0×00;
TCNT1H=0×00;
TCNT1L=0×00;
ICR1H=0×00;
ICR1L=0×00;
OCR1AH=0×00;
OCR1AL=0×00;
OCR1BH=0×00;
OCR1BL=0×00;

// Timer/Counter 2 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 2 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC2 output: Disconnected
ASSR=0×00;
TCCR2=0×00;
TCNT2=0×00;
OCR2=0×00;

// External Interrupt(s) initialization
// INT0: Off
// INT1: Off
// INT2: Off
MCUCR=0×00;
MCUCSR=0×00;

// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0×00;

// Analog Comparator initialization
// Analog Comparator: Off
// Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0×80;
SFIOR=0×00;

while (1)
{
// Place your code here
cw(); –>jika ingin berputar kebalikannya ganti cw(); menjadi “ccw(); )
};
}


sumber : http://catatansaad.wordpress.com/

Sabtu, 17 Maret 2012




















start - tidak ada kegiatan kembali lagi ke start

stat A : - masukkan koin 500
- tidak ada keterangan, kembali ke stat A
- masukkan koin 1000, menuju stat C
- jika menekan uang kembali, menuju uang kembali kemudian ke kondisi awal
- jika memasukkan uang 500 menuju ke stat B
Stat B : - tidak ada kegiatan, kembali ke stat B
- jika masukkan koin 500, menuju stat C
- jika masukkan uang 1000, menuju stat D
- jika menekan uang kembali, menuju uang kembali kemudian ke kondisi awal
Stat C : - tidak ada kegiatan, kembali ke stat C
- jika masukkan koin 500, menuju stat D
- jika masukkan uang 1000, menuju stat E
Stat D : - tidak ada kegiatan, kembali ke stat D
- jika masukkan koin 500, menuju stat E
- jika masukkan uang 1000, menuju stat F
Stat E : - tidak ada kegiatan, kembali ke stat E
- jika masukkan koin 500, menuju stat F
Stat F : - tidak ada kegiatan kembali ke stat F
- jika uang sudah 3000, barang akan otomatis keluar dari vending mechine. dan kembali ke kondisi awal